20 December 2009

Persiba 1 - Persijap 0




Persiba Balikpapan menekuk tamunya Persijap Jepara 1- 0, dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Utama Kaltim, Palaran,Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (20/12/2009) sore. Gol tunggal Persiba lahir dari kaki Julio Lopez.

Di menit awal pertandingan yang disaksikan tanpa penonton itu, kedua kesebelasan tampil saling menyerang. Ketatnya barisan belakang Persiba yang dikawal Mijo Dadic mampu mematahkan serangan Persijap.

Di lini tengah terjadi duel antara pemain Persiba Julio Lopez serta pemain Persijap Phaitoon Thiatma. Persiba mencoba memanfaatkan lebar lapangan dengan membangun serangan di sayap kanan melalui pemain belakang Dwi Joko yang turun memperkuat daya serang.

Pada menit 15 anak-anak Persiba yang diarsiteki Hariyadi mulai mendominasi serangan. Gerak cepat striker Ferry Ariawan dengan memberi umpan lambung dari sektor kanan dimanfaatkan dengan baik Julio Lopez.

Sontekan Lopez di tengah ketatnya pengawalan barisan belakang Persijap sukses menundukkan Danang Wihatmoko yang berada di bawah mistar gawang Persijap di menit ke-16. Kedudukan berubah 1-0 untuk Persiba.

Persijap mencoba bangkit dari ketertinggalan tapi lagi-lagi mampu dipatahkan Mijo Dadic di barisan belakang. Sementara akselerasi Julio Lopez bersama dengan striker Persiba Park Jung Hwan tercatat beberapa kali mengancam pertahanan lawan.

Mencoba lepas dari tekanan, Persijap melancarkan serangan balik. Tapi peluang emas Noorhadi di menit ke-33 serta Phaitoon di menit ke-37 hanya mampu membentur tiang gawang Persiba yang dikawal I Made Wirawan.

Memasuki babak kedua, Persiba kembali menekan pertahanan Persijap yang diasuh Junadi. Sebaliknya, Persijap juga tidak menurunkan tempo permainannya untuk berupaya menyamakan kedudukan.

Variasi serangan balik Persijap yang dibangun dari sektor sebelah kiri melalui Dony FS sesekali mengancam jantung Persiba meski kembali kandas melalui kaki Mijo Dadic. Serangan balik di sektor kanan melalui Johan Juansyah juga mengalami nasib yang sama.

Di kubu Persiba, masuknya Sultan Samma menggantikan Park Jung Hwan di lini depan nyaris berbuah gol kedua. Di menit ke-70, Samma nyaris menambah gol setelah tendangannya melenceng tipis dari sebelah kiri gawang Persijap.

Akan tetapi pada akhirnya skor 1-0 untuk Persiba tak berubah sampai akhir pertanding
Baca selanjutnya

19 December 2009

Tanpa Penonton Untungkan Persijap




Persijap Jepara merasa sedikit beruntung ketika menjalani dua laga lawatan di Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL), yakni saat dijamu tuan rumah Persiba Balikpapan, 20 Desember dan diterima PSM Makassar 23 Desember.

Saat dijamu Persiba, pertandingan tidak digelar di Balikpapan melainkan di Stadion Palarang, Samarinda. Itu karena Persiba menjalani partai usiran tanpa penonton yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI.

Hukuman itu diberikan lantaran ada insiden penlanggaran penyelenggaraan oleh pihak Persiba saat mereka kalah dari Persitara Jakarta Utara di kandang.

Sedangkan melawan tuan rumah PSM tidak bisa diselenggarakan di Stadion Andi Matalatta Makassar lantaran klub itu juga menjalani partai usiran akibat penlanggaran penyelenggaraan. Laga PSM menjamu Persijap rencana awalnya digelar di Stadion Brawijaya Kediri.

’’Tentu kami sedikit merasa beruntung. Setidaknya kami ada dalam kondisi yang sama dengan tim tuan rumah, sama-sama bertanding tidak didukung suporter. Kami harus bisa mengambil manfaat atas kondisi ini,’’ kata Wakil Sekretaris Tim Persijap Nurjamil, kemarin.

Rombongan Persijap sudah berangkat ke Samarinda, Kamis pagi, dan kemarin sudah menjalani latihan ringan di kawasan sekitar hotel sebelum menjajal Stadion Palarang, Samarinda, pagi ini.

Persijap membawa 19 pemain, termasuk Johan Juansyah, striker yang baru masuk ke Persijap setelah ambil bagian di timnas U-23 untuk mengikti SEA Games Laos.

Johan mencetak sebiji gol saat Laskar Kalinyamat menag 3-1 atas Persema di partai kandang, Rabu lalu. Itu menjadi debut Johan musim ini bersama Persijap.

Terkait penyelenggaraan laga melawan tuan rumah PSM yang rencananya akan digelar di Stadion Brawijaya, Asisten Pelatih Persijap Anjar jambore membenarkan hal itu.

Namun berdasarkan kabar terbaru siang kemarin, masih ada kemungkinan berubah. Selain menjamu Persijap, PSM juga akan menjamu Persela Lamongan di Brawijaya. Namun komunikasi Anjar dengan pelatih Persela Widodo C Putra memberi sinyal kemungkinan berubah.

Informasi yang diterima pihak Persijap sementara ini, rencananya laga PSM menjamu Tim Kota Ukir digelar di Stadion Macanang Bone, Sulawesi Selatan.

Stadion Macanang digunakan PSM saat laga uji coba melawan kesebelasan timnas PSSI dalam partai persahabatan sekaligus menandai peresmian stadion tersebut pada 11 September 2008.

Keinginan untuk bertanding di Bone itu disebut-sebut sebagai kehendak PSM. Namun bagi Persijap, kata Anjar, bermain di Brawijaya lebih menguntungkan.

Selain pertimbangan lebih efisien biaya tranportasi, juga sudah pasti PSM tetap tanpa penonton. ’’Kalau di Bone, PSM tetap masih didukung suporternya.’’ (H15-28)
Baca selanjutnya

16 December 2009

Persijap Bungkam Persema 3-1




Tuan rumah Persijap Jepara berhasil memenuhi ambisinya meraih angka penuh. Dalam duel lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Rabu (16/12/09), Persijap membungkam tamunya Persema Malang, 3-1 (0-0).

Pada babak pertama, Persema lebih mendomisi pertandingan. Tim besutan pelatih Subangkit ini kerab menciptakan peluang melalui Robby Gaspar, Sutaji, Bima Sakti, Siswanto, Jairon Falenciano, dan Brima Pepito Sanusi.

Sayang, tak satu pun kesempatan yang ada bisa dimaksimalkan.

Meskipun tampil kurang bagus, Persijap juga mendapatkan dua peluang melalui Noorhadi setelah menerima umpan dari Pablo Francis yang lolos dari jebakan off side. Tetapi tendangan Noorhadi berhasil ditangkap kiper Persema I Komang Putra.

Kemudian tendangan keras Nurul Huda dari jarak jauh memaksa kiper Persema tersebut menjatuhkan diri untuk menghalau bola yang berjalan dengan kencang.

Sampai babak pertama usai kedudukan tetap imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, tuan rumah terlihat mulai menemukan pola permainan terbaiknya. Gol yang dinantikan tiba pada menit ke-59, ketika bola sundulan Pablo Francis yang menerima umpan Phaytoon Tiabma tak bisa dihalau I Komang Putra.

Persijap menambah kemenangan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak Johan Juansyah yang masuk menggantikan Noorhadi pada menit ke-59. Gol tersebut terjadi setelah mendapat umpan Dari Isdiantono yang manyisiir dari sisi kanan pertahanan Persema.

Persema memperkecil ketinggalannya melalui gol tendangan jarak jauh yang dilakukan pemain belakang Seme Pierre Patrick menit ke-74. Dari tengah lapangan pemain ini melancarkan tendangan keras dan tinggi ke arah gawang.

Pada saat bola datang ke gawang, kiper Persijap terlalu maju ke depan sehingga sulit menghalau bola tersebut.

Gol ketiga Persijap kembali diciptakan Pablo Francis pada menit ke-88 setelah memanfaatkan salah pengertian antara Bima Sakti dengan I Komang Putra. Bima bermaksud mengumpan bola kepada kiper Komang tetapi Pablo menyerobot dan menendang bola ke arah gawang Persema.
Baca selanjutnya

15 December 2009

Persijap Kembali ke Komposisi Baku




JEPARA - Pelatih Persijap Junaidi menurunkan komposisi selalu baru di tiga laga terakhir timnya di Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL).

Namun racikan baru itu belum membuahkan hasil, dan justru berakhir dengan kekalahan. Menjamu Persema Malang di Stadion Gelora Bumi Kartini, Rabu besok, Junaidi menjanjikan untuk menurunkan komposisi baku seperti di awal musim.

”Kami sudah bisa mamainkan seluruh pemain saat menjamu Persema. Kami akan menurunkan tim terbaik,” kata dia usai melatih tim, kemarin.
Hal itu dilakukan setelah bek Ferly La’ala siap tampil kembali setelah terbebas dari hukuman larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning.

Saat kalah 0-1 dari Arema Malang di kandang, Ferly absen. Junaidi juga mempersiapkan dua pemain sayap terbaiknya, Nurul Huda dan Isdiantono untuk bisa lebih menghidupkan serangan. Isdiantono istirahat total saat kalah 0-1 dari tuan rumah Persib Bandung.

Tidak tampilnya Isdiantono dan Nurul Huda itu secara bersamaan membuktikan serangan tim dari sektor sayap lemah dan jarang sekali umpan silang ke arah dua striker Noorhadi dan Pablo Frances. Di lini belakang, Junaidi akan memilih yang paling siap antara Catur Rintang dan Ahmad Mahrus Bahtiar untuk bersanding dengan Evaldo dan Ferly.

Pelatih Persijap Junaidi menyatakan timnya perlu motivasi tinggi lagi untuk persiapan menghadapi Persema. Karena itu tim pelatih kemarin merencanakan minta bantuan psikolog untuk mengatasi persoalan mental bertanding. Para pemain dan pelatih akan berdialog bersama, guna menemukan semangat baru.

”Kami masih punya keyakinan tim bisa bangkit dan bersaing lagi secara kompetitif,” kata pemain asal Sidoarjo itu, usai latihan di Gelora Bumi Kartini, kemarin.

Pablo yang sudah mencetak sebiji gol dari tujuh penampilannya di laga kompetisi Djarum Indonesia Super League menyatakan membutuhkan naungan keberuntungan sekaligus membangkitkan semangat. Laga timnya menjamu Persema akan dijadikan momentum untuk meraih apa yang selama ini ditunggu tim, yakni gol kemenangan.

Sementara itu Manajer Edy Sujatmiko meminta kepada tim pelatih dan semua pemain untuk segera mengevaluasi tiga kekalahan beruntun tersebut. ”Jangan sampai ada persoalan-persoalan nonteknis yang mengganjal dan terbawa dalam permainan di lapangan. Manajemen dan tim sudah bersikap terbuka, sehingga tidak perlu ada yang dipersoalkan,” tandasnya. (H15-28)
Baca selanjutnya

13 December 2009

Petaka Evaldo Cs Berujung Kekalahan




JEPARA - Striker Persijap Pablo Frances dengan ekspresi emosional meninju ke udara tiga kali ketika tendangan kerasnya saat injury time melenceng tipis dari tiang gawang Arema Malang dan gagal berbuah gol dalam laga Djarum Indonesia Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, sore kemarin. Tak hanya Pablo, seluruh rekan setimnya pun terkulai lemas karena akhirnya mereka kalah 0-1.

Gol tunggal Arema itu lahir melalui tendangan penalti Noah Alam Syah menit ke-40. Penalti itu diberikan setelah kapten Persijap handsball di kotal penalti. Para pemain Persijap terduduk lemas, situasi itu kontras dengan di kubu Arema Malang yang riuh menyambut kemenangan itu. Belasan Aremania yang disambangi para pemain Arema bersorak di tribun selatan.

Mereke bersuka cita lantaran mampu meneruskan rekor positifnya bertanding melawan tuanr umah Persijap, yang tak pernah kalah. Kemenengan itu adalah yang ketiga di Jepara dalam tiga musim terakhir dalam partai liga setelah kemenangan 5-3 musim 2007 dan 2-1 pada 2008. Capaian tiga poin itu mengokohkan Arema di puncak klasemen sementara dengan nilai 23, sekaligus menahbiskan tim berjuluk Singo Edan itu menjadi satu-satu tim peserta ISL yang belum terkalahkan musim ini setelah melewati sembilan pertandingan.

Bagi Persijap hasil itu adalah pukulan telak, karena menjadi kekalahan ketiga secara beruntun. Sebelum ini, Evaldo dkk dua kali kalah dalam lawatannya melawan tuan rumah Sriwijaya FC dan Persib Bandung.

Pablo emosional usai laga karena melanjutkan paceklik golnya meski beberapa kali mencetak peluang. Di laga kemarin ia bahkan memasukkan bola ke gawang Arema yang dijaga Kurnia Meiga pada menit ke-37, namun dianulir wasit karena dinilai off side. Peluang-peluang lain didapat Noorhadi serta Evaldo namun seluruhnya gagal membuahkan gol. Kurnia Meiga misalnya tendangan bebas Evaldo yang akurat ke arah gawang di babak kedua. Kurnia Meiga adalah mantan kiper Persijap yunior. Ia tampil tenang saat dipercaya mengisi posisi Markus Horison yang terkena akumulasi kartu.

Para pemain Persijap sama sekali tak bisa mengembangkan permainan dengan baik di babak pertama. Mereka tampil lambat. Junaidi memarkir Idiantono di sayap kiri dengan menurunkan Danan Puspito. Namun Isdoantono akhirnya masuk di pertengahn babak kedua mengganti Danan.

Tak lama berselang masuk Bona Sumanjutak mengagnti Donny Siregar. Permainan lebih hidup, meski serangan kurang variatif. ’’Mental tim kami menurun. Kami tentu harus memperbaikinya untuk pertandingan berikutnya,’’ kata Asisten Pelatih Anjar JW. Dengan hasil itu, Persijap tak beranjak dari posisinya, peringkat ke-10.
Baca selanjutnya

11 December 2009

Bahtiar Gantikan Ferly


JEPARA - Pemain Persijap Jepara, Ahmad Mahrus Bahtiar, dipersiapkan mengisi posisi bek sejak menit awal setelah Ferly La’ala dipastikan absen saat menjamu Arema Malang pada laga Djarum Indonesia Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu besok.

Catur Rintang juga dipersiapkan menjadi starter di barisan belakang bersama Evaldo Silva. Dua bek muda kelahiran Jepara itu diyakini mampu mengawal area pertahanan dengan baik.

Hal itu dikatakan asisten pelatih Anjar Jambore Widodo di sela-sela latihan di Gelora Bumi Kartini, sore kemarin. Ferly absen karena terkena akumulasi kartu kuning. ‘’Bahtiar kami siapkan. Dia lebih bugar karena saat melawan Persib kami istirahatkan,’’ kata Anjar.

Ferly menerima kartu kuning kedua saat tampil melawan Persib. Anjar mengatakan, menjadi kerugian timnya tak diperkuat Ferly karena pemain tersebut tampil cukup konsisten.

Namun dia optimistis Bahtiar bisa menutup celah itu. Pemain lain yang absen adalah Danan Puspito, juga karena akumulasi kartu. Danan tampil di sayap kiri sepanjang laga saat melawan Persib.
Isdiantono Persijap mengistirahatkan Isdiantono secara total pada pertandingan tersebut. Karena itu, Isdiantono bakal kembali tampil di posisi sayap kiri saat melawan Arema.

Tidak mau stamina pemain makin menurun, para pemain Persijap sore kemarin menggelar latihan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Padahal, mereka baru tiba di Jepara delapan jam sebelumnya setelah menjalani partai lawatan di Bandung.

Pelatih Persijap, Junaidi, mengatakan, kalau beristirahat, justru tidak akan bagus untuk fisik pemain. ‘’Kami menggelar latihan ringan untuk relaksasi. Ini penting untuk pemulihan,’’ kata Junaidi. Latihan tersebut untuk persiapan menghadapi tim Singo Edan.
Baca selanjutnya

10 December 2009

Persijap Pincang Saat Menjamu Arema




Sudah jatuh, tertimpa tangga. Peribahasa itu kini tepat menimpa Persijap Jepara. Selain kalah 0-1 dari tuan rumah Persib Bandung dalam laga Djarum ISL di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (9/12) sore, Laskar Kalinyamat juga bakal kehilangan dua pemain pilarnya di laga berikutnya menjamu Arema Malang di Gelora Bumi Kartini, Sabtu (12/12) lusa.

Dua pemain yang bakal absen itu adalah Phaitoon Thiabma dan Ferly La'ala. mereka harus menjalani hukuman larangan sekali bertanding karena terkena akumulasi kartu. Phaitoon dan Ferly sama-sama mengantongi kartu kuning di laga
melawan Persib. Ferly menerima menit ke-74 sedangkan Phaitoon menit 84. Itu akan menjadi sinyal amat buruk bagi Tim Kota Ukir.

Persijap kemarin menurunkan pemain lapis kedua kebobolan satu gol lewat kaki Christian Gonzales menit ke-10. Upaya Evaldo dan kawan-kawan untuk membalas terus dilakukan sepanjang pertandingan dengan beberapa kali mengancam Persib namun hingga laga usai, kedudukan tak berubah.

Absennya dua pemain pilar itu akan menjadi teka-teki paling besar musim ini di pihak Persijap tentang siapa yang bakal mengisi posisinya dan mampukah Junaidi bisa menampilkan timnya garang di kandang tanpa dua pemain tersebut.

Phaitoon selama ini memberi kekuatan penting di lini tengah, sedangkan Ferly adalah bek andalan bersama Evaldo. Mereka menerima kartu kuning dalam rangkaian duel dengan para pemain Persib yang kemarin bertanding dalam tempo tinggi.

Meski kalah 0-1 anak anak Jepara membuktikan janjinya tampil dengan penuh semangat. Hanya saja kelengahan di menit ke 10 itu membuyarkan impain Persijap untuk membawa pulang poin. Itu juga menjadi sejarak paling buruk Persijap setelah sebelumnya tak pernah kalah saat dijamu Persib di Bandung.
Baca selanjutnya

09 December 2009

Persib - Persijap 1-0


Persib Bandung berhasil mengakhiri kutukannya setiap menjamu Persijap Jepara di kompetisi nasional. Dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Rabu, 9 Desember 2009, Persib mengalahkan Persijap 1-0.

Dalam dua musim terakhir, Persib selalu kesulitan bila menjamu Persijap. Pada Liga Indonesia 2006/2007, Maung Bandung kalah 0-1 dari Laskar Kalinyamat. Sedangkan pada ISL 2008/2009, Persib juga hanya mampu bermain imbang 0-0.

Namun rekor ini akhirnya patah, setelah Christian 'El Loco' Gonzales berhasil menjebol gawang Persijap lanjutan ISL 2009/2010, Rabu (9/12). Gol ini tercipta pada menit ke-10 lewat umpan matang Hilton Moreira.

Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Persib kembali mendapat dukungan penuh dari Bobotoh. Pendukung setia Maung Bandung itu tak henti-hentinya memberikan suntikan semangat kepada tim kesayangannya.

Seperti janjinya, Maung Bandung kembali tampil menyerang. Dengan duet Hilton Moreira dan Christian 'El Loco' Gonzales, Persib langsung menekan pertahanan Persija sesaat setelah babak pertama dimulai.

Persib hanya butuh waktu 10 menit untuk menjebol gawang Persijap yang kali ini dijaga oleh Muhammad Syabani. Adalah Christian Gonzales yang berhasil membawa Persib unggul 1-0 atas tamunya.

Berawal dari umpan lambung Hilton Moreira, El Loco yang berhasil melewati Evaldo Da Silva langsung melepaskan tendangan kaki kiri yang keras. Bola tak mampu dijangkau oleh Syabani yang sudah menjatuhkan diri ke arah yang tepat.Ini merupakan gol perdana El Loco pada musim 2009/2010.

Ketinggalan 0-1 tak membuat Persijap panik. Anak-anak asuhan Junaidi masih terlihat tenang dan mulai berusaha bangkit. Sayang, pertahanan Persib yang meski kehilangan Nova Arianto pada menit ke-18 cukup kokoh. Serangan tim kota Ukir itupun kerap kandas sebelum menyentuh kotak penalti.

Persib masih tetap bermain terbuka. Pada menit ke-33 Eka Ramdani melalui sebuah eksekusi tendangan bebas nyaris menambah keunggulan tuan rumah. Sayang, arah bola masih terbaca sehingga mampu ditepis oleh Syabani.

Persib juga masih mendominasi sisa babak pertama. Namun hingga turun minum, skor tak berubah 1-0 untuk Persib.

Di babak kedua, Persib masih menguasai jalannya pertandingan. Pasukan Jaya Hartono terus mengurung barisan pertahanan Laskar Kalinyamat.

Pada menit ke-55, Hilton Moreira berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Persijap. Mantan pemain Deltras itu lantas menyodorkan umpan tarik dari sisi kanan.

Sayang, tak satupun pemain Persib berhasil menyambut bola matang tersebut. El Loco yang menjadi tandem Moreira di lini depan terlalu dekat kepada gawang.

Mendapat tekanan yang bertubi-tubu, kiper Persijap, Syabani nyaris melakukan blunder. Mantan kiper Persiraja Banda Aceh itu memilih untuk meninggalkan sarangnya untuk menghalau bola.

Namun bola berhasil direbut oleh Hilton yang langsung memberikannya kepada pemain tengah. Persib kembali menyusun serangan. Namun bola kandas sebelum sempat mengancam gawang Persijap.

Tak lama setelah kejadian ini, Pelatih Persija, Junaidi menarik Syabani. Bang Jun menggantinya dengan kiper utama Danang Widiatmoko.

Danang juga tidak bisa tenang. Ia harus jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya dari gempuran penyerang-penyerang Persib. Bahkan pada menit ke-73, Danang nyaris dipaksa memungut bola dari jalanya setelah Hilton sukses mendapat umpan matang di depan gawangnya.

Sayang Hilton gagal memaksimalkan umpan El Loco ini. Tendangan Hilton masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dijinakkan oleh Danang.

Persija sendiri sempat mengejutkan barisan pertahanan Persib pada menit ke-70 setelah Pablo Frances sukses melewati empat pemain belakangnya. Beruntung tendangan pemain Argentina itu masih melambung di atas mistar gawang Maung Bandung.

Sergio Junior juga sempat menebar ancaman pada menit ke-84 saat mendapat kesempatan untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun Persijap kembali gigit jari setelah bola melebar tipis di sisi gawang tuan rumah.

Persib mencoba menambah gol di sisa babak kedua. Namun hingga pluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah 1-0 untuk Persib.
Baca selanjutnya

07 December 2009

Persijap Benahi Mental


Kekalahan menyakitkan 0-4 dari Sriwijaya menjadi pelajaran berharga bagi skuad Persijap. Setelah dalam lima laga sebelumnya membukukan hasil menggembirakan, namun di laga keenam Persijap langsung terkapar dengan skor telak. Kondisi ini menuntut pelatih Junaedi untuk segera berbenah.

Mental dan naluri bertanding menjadi catatan tersendiri bagi jajaran pelatih tim kebanggaan warga Jepara tersebut. Mengingat, jika pemain dapat lebih tenang dalam laga kemarin, tidak sampai empat gol yang bersarang di jala Danang Wihatmoko.

Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo mengungkapkan, saat ini fokus utama persiapan menghadapi Persib pada Rabu (9/12/2009) lusa adalah membenahi mental para pemain. "Kalau berbicara kualitas materi, mereka (Sriwijaya FC) tentu lebih bagus dan itu kami akui. Namun, naluri dan mental bertanding pemain yang tidak seperti laga-laga awal juga menjadi sorotan. Setelah terjadi gol pertama yang berbau offside, kami menjadi sulit mengembangkan pola yang sudah disiapkan," kata Anjar.

Dari segi teknik, pelatih juga akan berupaya mengembalikan performa Evaldo Silva de Assis dkk. Pada laga di Palembang, terlihat jelas sentuhan-sentuhan bola yang dilakukan para pemain seperti hilang. Banyak umpan-umpan yang sering salah sasaran atau kontrol bola tidak sempurna akibat konsentrasi pemain menurun.

"Libur panjang yang dialami pemain memang membuat pemain sedikit terganggu. Namun, kami tidak akan mencari-cari kesalahan. Saat ini yang harus dilakukan adalah bagaimana menutup kesalahan di Palembang dengan bermain lebih bagus saat melawan Persib," terangnya.

Anjar juga tidak ingin menganggap absennya gelandang impor Sergio Junior sebagai salah satu rapuhnya lini tengah tim. Mengingat, pemain yang ditugaskan menggantikan tugas Sergio Junior, yakni Bona Simanjuntak telah berusaha menjalankan tugasnya dengan baik.

Untuk laga di Bandung nanti, Anjar belum mengetahui apakah Sergio Junior sudah dapat dimainkan atau belum. Pelatih akan tetap memaksimalkan materi yang ada, baik dengan Junior atau formasi seperti saat tampil di Palembang kemarin.

"Kami belum mendapat kepastian dari dokter mengenai kondisi terakhirnya (Sergio Junior). Apabila dinyatakan siap tampil, maka dia akan segera menyusul rekan-rekannya ke Bandung," ucap Anjar.

Terpisah, Sekretaris Tim Persijap Nurjamil meminta kepada para pemain untuk segera melupakan hasil buruk di Palembang. Tim harus segera bersiap menghadapi Persib yang notabene juga memiliki materi pemain lebih berkualitas.

"Kekalahan di Palembang harus disikapi secara bijaksana. Pelatih tentu akan menjadikan itu sebagai bahan evaluasi untuk laga berikutnya. Kami yakin, Persijap masih merupakan tim yang solid dan selalu optimistis dapat meraih hasil maksimal di setiap pertandingan yang dilakoninya," jelas Nurjamil.

Kemarin, skuad Persijap sudah tiba di Bandung. Setelah beristirahat satu malam, hari ini pelatih Junaedi akan segera menggelar latihan dan meracik strategi untuk menghadapi Maung Bandung.
Baca selanjutnya

06 December 2009

Persijap Tersungkur 4-0 dari Sriwijaya FC




Adalah Keith Kayamba Gumbs yang menjadi momok penghancur pasukan persijap jepara sore ini dengan melakukan hatrick 3 gol ke gawang Persijap, hancur sudah reputasi belum pernah kalah yang di sandang oleh Tim Jawa Timur ini dan juga sekaligus memperbanyak jumlah ke bobolan Danan Puspito sebagai penjaga gawang Persijap menjadi 5 gol.

Sriwijaya FC sebagai penyadang gelar Double Winners sudah melakukan serangan-serangan gencar mulai dari wasit meniupkan peluit tanda babak pertama di mulai, Zahrahan yang menjadi inspirator serangan SFC sangat menyulitkan para pemain Persijap dengan akselerasinya dalam memberikan umpan maupun mendrible bola alhasil 2 gol tercipta di babak pertama melalui aksi Kayamba Gums dan eksekusi pinalti yang dilakukan oleh Obiora Richard 2-0 SFC unggul.

Di babak kedua SFC tidak sedikitpun mengendurkan serangan-serangannya, amukan para pembela Sumatera ini menghasilkan 2 gol kembali yang di ciptakan oleh Kayamba Gumbs, walau sang maestro FR12 Rutin Sulu akhirnya harus keluar meninngalkan lapangan pertandingan dipertengahan babak kedua akibat cedera telapak kaki yang dideritanya tetapi Hendro Kartiko sebagai pelapis Ferry mampu mengatasi serbuan para penyerang Persijap.

Tiga Gol yang dihasilkan Kyamba Gumbs sekaligus menjadi hatrick pertamanya dimusim ISL 2009/2010 ini dengan kemenangan ini SFC kembali memperbaiki peringkat sementara nya dengan raihan 13 point dari tujuh kali pertandingan yang telah dijalani oleh SFC.

www.sriwijayamaniasumsel.com
Baca selanjutnya
 

ISL Djarum

Copa Dji Sam Soe

Persijap Jepara © 2008 Business Ads Ready is Designed by Ipiet Supported by Tadpole's Notez

  • Home
  • kontak : iwaklohan@gmail.com